CARA MENGHINDARI PERGAULAN BEBAS 

CARA MENGHINDARI PERGAULAN BEBAS 

Generasi anak tanpa pergaulan bebas: Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Masa pubertas adalah masa dimana seorang anak mengalami perubahan-perubahan di dalam diri. Misalnya seperti fisik, psikis dan mental. Masa ini biasanya akan dialami pada umur 8 sampai 10 dan diakhiri dengan umur 15 sampai 16 tahun. Biasanya perilaku di masa ini saat sedang nakal-nakalnya. Namun jika sudah melewati umur pubertas. Sebagian orang juga masih mengikuti pergaulan bebas dan masih memiliki sifat kekanak-kanakan. Sebab orang-orang tersebut belum menemukan jati dirinya. Pergaulan bebas bisa disebabkan karena faktor lingkungan, keluarga dan faktor lain. pada fase ini seseorang juga masih labil dan belum dewasa. Pergaulan bebas biasanya dapat berupa meminum minuman yang memabukkan, merokok, melakukan seks, memakai obat-obatan terlarang dan melakukan hal-hal yang negatif. Namun orang dewasa juga bisa melakukan tersebut karena kurangnya edukasi dan juga dapat disebabkan oleh keluarga yang broken home.

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas dapat disebabkan oleh banyak hal. Bahkan orang dewasa juga masih melakukannya. Ini tentunya dapat merusak masa depan anak. Tidak hanya itu saja. Pergaulan bebas dapat mendatangkan berbagai penyakit dan masalah secara terus menerus. Ini tentunya dapat kita hindari jika mendapatkan pengawasan yang ketat dari orang tua dan juga lingkungan yang baik. Jika mempunyai orang tua yang suka merokok dan mabuk-mabuk kan, anak juga akan meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Namun banyak juga anak yang tidak mengikuti perilaku orang tuanya yang negatif. Bahkan sang anak malah kebalikannya. Namun hal ini sangat jarang ditemukan. Nah, jika tidak mau masuk ke dalam pergaulan bebas, kamu bisa melakukan hal-hal di bawah ini:

  • Memperkuat pendidikan agama

Seorang anak pastinya mempelajari pendidikan agama di sekolah maupun di rumah. Nah, jika anak tersebut memperdalam agamanya. Anak tersebut juga tidak akan terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Sebab anak tersebut mengerti mana perilaku yang benar dan mana yang tidak. Tidak hanya itu, anak tersebut juga akan memiliki adab dan perilaku yang baik. Maka dari itu, orang tua juga harus menanamkan hal baik untuk diajarkan ke anaknya. 

  • Memilih lingkungan dan teman baik

Jika kamu mempunyai lingkungan yang tidak baik, misalkan seperti tetanggamu yang sering meminum alkohol atau mempunyai perilaku yang tidak baik sebaiknya kamu hindari. Sebab lingkungan kamu juga akan menentukan bagaimanakah teman kamu. Pastikan kamu harus menghindari diri. Jika kamu diajak ke perilaku yang negatif. Kamu tidak usah ingin ikut, akan lebih baik lagi kamu mengingatkannya agar lebih baik. pilihlah teman yang baik dan juga cerdas dalam memilih dan memilih. Sebab temanmu akan membuatmu menjadi lebih baik. 

  • Memperluas pengetahuan

Mungkin kamu bukan termasuk seseorang yang pintar. Namun kamu bisa menanamkan pendidikan karakter di dalam diri kamu. Kamu juga bisa memperluas pengetahuan kamu dengan membaca atau belajar memahami kehidupan. Pilihlah teman yang dapat membuatmu berkembang bukan yang mengajak keburukan. Dengan mendapatkan wawasan yang luas kamu dapat terhindar dari pergaulan bebas.

Nah, itulah beberapa tips untuk menghindari pergaulan bebas. Mungkin orang tuamu memiliki karakter dan perilaku yang berbeda. Namun kamu bisa membentuk karakter dan perilaku dengan sendiri jika kamu memiliki lingkungan dan teman yang baik. Jika kamu memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih, kamu pastinya dapat menghindari pergaulan bebas. Sebab kita tidak akan berpikir ke arah negatif dan hanya fokus pada masa depan.